Indonesia Tangguh Kendalikan Ekonomi 2019

Indonesia Tangguh Kendalikan Ekonomi 2019

“Di tengah kondisi global dan ketidakpastian ekonomi Amerika Serikat, serta perlambatan ekonomi China, Indonesia harus tetap tangguh dalam mengelola momentum stabilitas dan memperkuat fundamental perekonomian,”tegas Menteri Keuangan Sri Mulyani di Jakarta.

Menurutnya,  guna mengurangi angka kemiskinan, pemerintah akan terus meningkatkan angka pertumbuhan ekonomi. Dengan menargetkan pertumbuhan sebesar 5,3 persen di 2019 ini.

“Di tahun 2019 ini, kita akan gunakan fiscal tools dalam menghadapi fundamental ekonomi,” kata Sri dalam acara Mandiri Investment Forum 2019, di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, yang dikutip dari viva.co.id, Rabu (30/1).

BACA JUGA:  Aplikasi SIMANTAP Garda Terdepan Perbankan

 

Sri menegaskan, pemerintah memiliki alasan untuk optimistis pada pertumbuhan ekonomi di tahun ini. Sebab, menurutnya, komposisi pajak sebagai salah satu indikator penilaian juga sudah terkontrol dan dibuat secara merata di Indonesia.

Dia juga menjelaskan, positifnya sejumlah angka kontribusi di sejumlah sektor terhadap pendapatan perpajakan hingga saat ini. Di mana, sektor manufaktur telah berkontribusi 11,12 persen dan sektor perdagangan 23,72 persen.

 

Kemudian, kontribusi sektor asuransi finansial tercatat sebesar 11,9 persen, sektor konstruksi 6,6 persen, sektor pertambangan tumbuh 51,15 persen, dan sektor pertanian yang juga berkontribusi ke pajak sebesar 21 persen.

BACA JUGA:  Aplikasi SIMANTAP Garda Terdepan Perbankan

“Ini tandanya ekonomi tumbuh dan berkontribusi ke pajak. Kita lihat juga, dari komposisi pendapatan pajak. Jadi, kita akan terus meningkatkan rasio pajak kita. Akan kita buat lebih seimbang lagi. Rasio pajak harus terus diperbaiki,” tambah Sri Mulyani.

 

Share this...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *